Kamis, 27 September 2018

Analis Prediksi Apple Watch Series 4 Bakal Laris Manis




 Apple Watch



Analis terkemuka, Ming-Chi Kuo memperkirakan penjualan Apple Watch Series 4 akan berjalan dengan baik.

Setelah sebelumnya menyebut pre-order smartwatch tersebut lebih tinggi daripada prediksi, kini ia meningkatkan estimasi penjualannya.

Dilansir Phone Arena, Rabu (26/9/2018), Kuo pada awalnya mempekrirakan Apple akan mengapalkan sekira 18 juta unit smartwatch sepanjang 2018.

Kemudian, Apple Watch Series 4 diperkirakan menyumbang sekira 55 peren dari total penjualan tersebut.

Melihat debut smartwatch baru Apple berjalan dengan baik, Kuo pun menaikkan ekspektasinya.
Kini ia memperkirakan Apple akan mengakhiri tahun ini dengan pengapalan 19,5 juta unit smartwatch.

Terlepas dari harga jual yang lebih tinggi, berbagai fitur tambahan dan layar besar membuat jam tangan pintar Series 4 itu berhasil memikat konsumen.

Sayangnya, karena mitra manufaktur Apple, Quanta, telah memproduksi perangkat tersebut dalam kapasitas penuh, maka suplai kemungkinan akan terbatas selama beberapa saat.

Beruntung, keterbatasan suplai tidak akan melewati November 2018, karena akan ada peningkatan produksi berkat partisipasi Compal.

Apple Watch Series 4 sudah mulai dijual di sejumlah pasar, setelah sebelumnya pre-order digelar selama beberapa hari.

sumber:liputan6.com

Apple Pindahkan Produksi Utama iPhone XR ke Foxconn


 Apple Luncurkan Tiga iPhone Anyar, XR, XS dan XS Max




Apple dilaporkan mengalihkan peran manufaktur utama untuk produksi iPhone XR kepada Foxconn. Awalnya, sekira 50 hingga 60 persen dari total produksi diserahkan kepada Pegatron, dan sekira 30 persen untuk Foxconn.

Dilansir GSM Arena, Rabu (26/9/2018), Apple terpaksa memindahkan produksi utama iPhone XR kepada Foxconn karena tertundanya pengiriman komponen kunci dan keterbatasan kapasitas. Namun, bukan berarti masalah produksi selesai begitu saja.

Pegatron harus menerima pesanan 30 persen karena pabrikan tengah berjuang mempertahankan hasil produksi, serta mengalami kekurangan pekerja di pabrik Tiongkok. Selain itu, suplai layar IPS untuk iPhone XR dari Japan Display (JDI) tidak stabil.

Apple diharapkan bisa menyelesaikan masalah produksi sebelum smartphone tersebut dirilis pada bulan ini. Apple memang memulai penjualan iPhone XR belakangan, karena seri XS dan XS Max telah mulai dijual sejak bulan ini.

Pre-order iPhone XR baru akan dibuka pada 19 Oktober 2018, sedangkan penjualannya diperkirakan mulai pada 26 Oktober.

sumber:liputan6.com

iOS 12 Ternyata Sudah Bisa Di-jailbreak


 iOS 12




iOS 12 ternyata sudah bisa di-jailbreak. Ini artinya, sistem operasi teranyar besutan Apple untuk iPhone dan iPad itu bisa dikatakan tak sepenuhnya aman.
 
Informasi iOS 12 sudah bisa di-jailbreak terkuak dari Pandora Labs, divisi keamanan siber Alibaba.
Hanya dalam kurang dari 24 jam setelah iOS 12 bergulir ke perangkat, Pandora Labs langsung mencoba untuk men-jailbreak iOS 12.

Uji jailbreak sistem operasi ini pun diperlihatkan dalam sebuah video yang bocor di media sosial Weibo.

Dari video tersebut, tim Pandora Labs sukses melakukan jailbreak kepada iOS 12 yang terpasang di perangkat iPhone X.

Setelah di-jailbreak, software jailbreak iOS 12 mampu terinstal dan me-restart iPhone X. Saat menyala iPhone X yang sudah di-jailbreak memperlihatkan tulisan “Your phone is pwned”.

Meski demikian, tim Pandora Labs tidak mengungkap apakah jailbreak ini sudah bisa dilakukan oleh publik atau tidak. Apple sendiri belum memberikan komentar terkait jailbreak.

sumber: liputan6.com

Xiaomi Black Shark Generasi Kedua Menampakkan Diri


 Xiaomi







Tak butuh waktu lama bagi Xiaomi untuk menyiapkan penerus Black Shark. Alasannya, dari informasi terbaru yang diperoleh dari daftar TENAA ternyata ada perangkat yang ditengarai merupakan generasi kedua dari smartphone gaming tersebut.

Dikutip dari Phone Arena, Kamis (27/9/2018), dari daftar tersebut berhasil diungkap sedikit informasi seputar smartphone gaming terbaru Xiaomi tersebut. Salah satunya adalah desain smartphone yang mirip dengan generasi pertama.

Kemiripan itu dapat dilihat dari pola yang berada di bagian bodi belakang smartphone besutan Xiaomi tersebut. Namun, posisi kamera utama disusun secara vertikal dengan tombol pemindai sidik jari diletakkan di bagian belakang.

Smartphone ini memiliki layar berukuran 5,99 inci dengan baterai berkapasitas 4.000mAh. Kendati demikian, dimensi keseluruhan perangkat ini sedikit lebih tinggi dengan bodi lebih tebal ketimbang pendahulunya.

Sementara informasi lain seputar spesifikasi smartphone ini belum terungkap. Oleh sebab itu, ada kemungkinan perangkat ini bukan penerus Black Shark generasi pertama, melainkan hanya versi terjangkau.

Sekadar informasi, Xiaomi pertama kali memperkenalkan Black Shark pada April 2018. Smartphone ini dibanderol mulai dari 2.999 Yuan atau setara Rp 6,5 juta hingga 3.999 Yuan atau Rp 7,6 jutaan.

sumber : liputan6.com

Selasa, 25 September 2018

Menebak Kepanjangan Huruf R dari iPhone XR


 iPhone XR






Apple memang gemar menamai perangkat iPhone-nya dengan angka dan huruf-huruf simpel.

iPhone seri S, contohnya, perangkat ini selalu hadir dengan angka yang akhirannya diembel-embeli huruf 'S', seperti iPhone 5s dan iPhone 6s. Adapun seri lain yang hadir dengan nama seperti iPhone 5C dan iPhone SE.

Apple memang tidak mengungkap detail alasan mereka memilih nama yang sebegitu simpel untuk perangkat iPhone-nya.

Namun, beberapa sumber menyebut huruf 'S' pada iPhone mereka merupakan kepanjangan dari 'speed' (kecepatan), begitu pun dengan SE yang merupakan singkatan dari Special Edition, dan C yang konon katanya adalah singkatan dari colors.

Terbaru, ada lagi iPhone anyar Apple yang mengusung nama unik. iPhone yang digadang-gadang menjadi iPhone termurah ini, membawa nama iPhone XR. Lalu, apa maksud dari huruf R ini?

Dilansir Business Insider pada Senin (24/9/2018), blogger situs web Daring Fireball John Gruber, menilai alasan Apple memilih R pada iPhone XR semata-mata cuma perihal abjad.

"Menurutku begini, R itu enggak ada artinya sama sekali, bukan singkatan atau bagaimana. Aku bahkan enggak bisa memikirkan kata yang cocok dimulai dari R pada iPhone XR," ujar Gruber.
"Aku pikir Apple cuma kepingin cool saja dan bisa jadi R adalah huruf sebelum S dalam abjad. Jelas ini menandakan R dari XR adalah iPhone yang lebih 'ringan' ketimbang XS," tandasnya.

Lalu bagaimana menurutmu, apakah kamu punya asumsi tersendiri soal kepanjangan dari huruf R pada iPhone XR?


sumber: liputan6.com

Huawei Klaim Prosesor Kirin 980 Lebih Gesit Ketimbang Apple A12


 Huawei






Kompetisi antar perusahaan teknologi--khususnya pembesut smartphone--memang terbilang sengit.

Huawei dan Apple ambil contoh. Belum lama ini, Huawei mengklaim kalau prosesor terbaru besutannya, Kirin 980, punya performa lebih ngebut ketimbang Apple A12.

Padahal, kedua prosesor tersebut dirancang menggunakan prosesor 7 nanometer.

Dilansir Ubergizmo, Selasa (25/9/2018), di atas kertas prosesor Apple A12 cukup diragukan karena memiliki inti dan kecepatan clocking yang lebih sedikit.

Namun pada hasil pengujian benchmark, prosesor bionic ini nyatanya mencetak performa yang mengagumkan.

Pada sisi lain, Huawei dengan prosesor Kirin 980 percaya diri kalau mereka benar-benar bisa menaklukkan Apple A12.

Perusahaan mengklaim, mereka telah merancang Kirin 980 selama tiga tahun dengan lebih dari 6,9 miliar transistor.

"Kirin 980 akan hadir di Mate 20. Prosesor ini 75 persen lebih cepat dari generasi CPU sebelumnya, 46 persen lebih ngebut dari GPU sebelumnya, dan memiliki keseimbangan daya 57 persen lebih baik," ujar Huawei.

Pengiriman iPhone XS dan iPhone XS Max Alami Keterlambatan

 Apple Luncurkan Tiga iPhone Anyar, XR, XS dan XS Max








Apple resmi memulai penjualan untuk iPhone XS dan iPhone XS Max. Perusahaan pun mulai melakukan pengiriman kepada konsumen yang melakukan pre-oreder minggu lalu.

Kendati demikian, sejumlah pengiriman iPhone XS untuk mereka yang telah melakukan pre-order tampaknya mengalami keterlambatan karena alasan yang tidak jelas.

Para konsumen yang terdampak keterlambatan pengiriman unit pun mendapatkan notifikasi, paketnya tidak akan sampai setidaknya hingga Senin mendatang atau 23 September 2018.

Paket yang Dikirim Terlalu Banyak
Baik pihak Apple maupun UPS masih belum memberikan penjelasan atas keterlambatan pengiriman paket ini.

Namun, pernyataan resmi UPS di Twitter mengindikasikan bahwa pengiriman iPhone XS ditunda lantaran banyaknya jumlah paket yang dikirim, padahal waktu kirimnya sangat sempit.

"Kami memiliki perjanjian kontrak dengan beberapa pengirim, yang membatasi jumlah paket yang bisa diserahkan ke UPS pada hari tertentu. Ketika barang yang harus dikirim melampaui jumlah dalam kontrak, mungkin paket mengalami penundaan," demikian bunyi pengumuman UPS.

UPS pun menyebut, bakal menyelesaikan paket yang harus dikirimkan dalam waktu bertahap.
Gara-gara keterlambatan pengiriman ini, banyak konsumen yang kecewa karena mereka harus menunggu hingga akhir pekan untuk bisa memakai iPhone XS atau iPhone XS Max barunya.